Menumbalkan Anak Demi Pesugihan

Rela Menumbalkan Anak Demi Pesugihan Nyi Blorong

Menumbalkan Anak Demi Pesugihan – Kepercayaan tentang pesugihan masih belum hilang di tengah masyarakat kita. Meskipun zaman sudah modern tapi praktik pesugihan masih banyak diminati.

Bagaimana tidak, siapa yang tidak tergiur dengan janji kaya raya dalam waktu singkat tanpa kerja keras.

Namun mahar yang harus dibayar untuk menebus kekayaan itu rupanya begitu mengerikan. Salah satunya harus mengorbankan anak sebagai mahar pesugihan.

Dari banyaknya praktik pesugihan, salah satu yang terkenal adalah pesugihan Nyi Blorong. Pesugihan ini unik dimana sosok Nyi Blorong memang merupakan contoh perwujudan setan yang benar-benar nyata.

Ia ditugasi oleh Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul untuk menyesatkan umat manusia yang tergiur akan kekayaan yang diperoleh dengan cara mudah, tanpa kerja, dan instan.

BAGAIMANA MEMPEROLEH PESUGIHAN NYI BLORONG

Untuk memperoleh pesugihan Nyi Blorong, seseorang harus sepenuh hati menghamba pada sang iblis betina ini. Salah satu bentuk penghambaan tersebut adalah dengan melakukan sebuah ritual bernama ritual “Cawis Sesaji”.

Ritual cawis sesaji adalah ritual yang dilakukan di dalam kamar oleh seorang yang memiliki pesugihan untuk mengundang kehadiran Nyi Blorong.

Dalam ritual ini, Nyi Blorong yang hadir akan mewujudkan diri menjadi seorang gadis cantik jelita bergaun hijau dan berambut panjang. Ritual tersebut akan dilanjutkan dengan hubungan badan yang dilakukan antara si pemuja dengan Nyi Blorong.

Setelah berhubungan badan, Nyi Blorong akan pergi dengan terlebih dahulu meninggalkan beberapa sisik tubuhnya. Sisik-sisik ular tersebut akan berubah menjadi kepingan-kepingan koin emas asli sebagai hadiah bagi si pemuja.

MENUMBALKAN ANAK DEMI PESUGIHAN

Koin-koin emas yang diberikan pada si pemuja ternyata tidak diberikan secara cuma-cuma, dalam pesugihan Nyi Blorong, si pemuja wajib mengeluarkan wadal atau tumbal yang tak lain adalah anggota keluarganya sendiri, entah itu anak, istri, ayah, ibu, keponakan, dan lain sebagainya. Wadal tersebut dikeluarkan setiap tahun sekali.

Nah, itulah sekilas tentang Menumbalkan Anak Demi Pesugihan yang dapat saya sampaikan. Dari artikel ini, sepatutnya kita bisa menyadari bahwa jika kita ingin hidup berkecukupan, kerja keras merupakan modal yang paling utama.

PERTANYAAN / KONSULTASI SILAHKAN HUBUNGI KAMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *